Artikel ini merupakan pandagan secara objektif tanpa berniat apapun,
UN atau dikenal sebagai Ujian akhir Nasional, merupakan suatu test akhir menentukan keberhasilan siswa/siswi tingkat menengah, dengan menetapkan standar lulus maka siswa/i dipacu untuk meraih standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Jika melihat dari standar kurikulum nasional sekarang K.T.S.P (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dimana siswa/i dituntut untuk kompeten di setiap Kompetensi Dasar (KD) yang menuju ke Standar Kompetensi (SK) dimana terkandung SKBM (Standar Ketuntasan Belajar Mengajar) yang harus dicapai.
Jika siswa/i per kompetensi telah dituntut untuk lulus hingga mencapai SKBM maka secara otomatis saat menghadapi UN atau apapun namanya siswa/i siap, sebab bukan kah nilai SKBM pada umumnya ditetapkan lebih tinggi dari target kelulusan nilai UN..???
Saya sendiri secara pribadi menolak diadakan nya UN tersebut, sebab terasa tidak adil (jangan bilang hidup itu memang tidak adil....) sebab hal yang terjadi di lapangan banyak terjadi kecurangan di setiap sekolah, baik itu swasta ataupun negri (saya punya pengalaman ketika mengawas UN di satu sekolah di Jakarta Barat tahun 2007) dan terkesan menjadi rahasia umum dengan adanya tim sukses.
Akhir kata biarlah para pemikir pendidikan lebih bijak dalam menentukan arah pendidikan indonesia di masa yang akan datang.
UN'pun menjawab:
di 21.21 Ditulis oleh : Roni Teguh HS
Label: pendidikan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar